Riview Modul Praktikum Sistem Operasi

Membuat direktori. Jika kita akan membuat sebuah folder dengan nama “Honey”, maka kita bisa mengetikkan perintah” mkdir Honey”.
ls
Perintah ini akan menampilkan daftar file dan folder yang berada di direktori yang sedang aktif. Perintah ini juga memiliki beberapa atribut:
ls –l : Memperlihatkan daftar file disertai dengan atribut seperti pemilik, permission, ukuran, dan tanggal modifikasi.
ls –a : Memperlihatkan daftar file dan folder tersembunyi di dalam direktori sekarang tanpa atribut apapun.
ls –al : Menggabungkan opsi perintah –l dan –a untuk ls.
ls /direktori/Muse : Memperlihatkan daftar file dari /direktori/Muse ketika sedang berada di direktori sekarang.
Cd direktori_tujuan
Perintah ini digunakan untuk berpindah ke direktori lain. Contohnya saat kita berada di direktori home dan ingin berpindah ke direktori “Muse”, kita dapat menggunakan perintah cd Muse. Perintah ini juga memiliki beberapa atribut, seperti:
cd direktori/ : Pindah direktori ke direktori yang berada di dalam direktori sekarang.
Cd : Pindah ke direktori home.
Cd ~ : Pindah ke direktori home.
Cd .. : Pindah satu direktori ke direktori teratas atau kembali ke direktori sebelumnya.
cd ../../n : Pindah n direktori sebelumnya.
cd/a/b/c : Pindah ke direktori tanpa harus mundur ke direktori sebelumnya jika penulisan direktori tersebut benar dan tersedia.
pwd
Penggunaan perintah ini untuk menampilkan tempat direktori yang aktif.

Cp file_yang_akan_disalin direktori_tujuan
Perintah ini digunakan untuk menyalin file. Beberapa atribut dari perintah ini adalah:
cp file /path/a/b/c : Menyalin file tertentu ke direktori tertentu
cp –r folder /path/a/b/c : Menyalin folder tertentu secara rekursif ke direktori tertentu.
cp *.extension /path/a/b/c : Menyalin file-file yang berekstensi tertentu ke direktori tertentu.
cp nama* /path/a/b/c : Menyalin file-file yang namanya diawali dengan ‘nama’ ke direktori tertentu.
Mv file_yang_akan_dipindahkan direktori_tujuan
perintah ini digunakan untuk memindahkan file. Selain itu, perintah ini juga dapat digunakan untuk mengganti nama file dengan mengetikkan perintah mv nama_file_lama.abc nama_file_baru.abc. perintah ini memiliki cara kerja yang hampir sama dengan cp.
Rm file
Perintah ini digunakan untuk menghapus file. Beberapa atribut untuk perintah ini adalah:
rm –r folder : Menghapus folder.
rm –rf folder : Menghapus folder secara paksa.
Find nama_file atau find folder_yang_akan_dicari
Perintah ini digunakan utuk mencari file yang dikehendaki pada direktori yang aktif. Apabila file ditemukan maka file tersebut akan ditampilkan. Tapi jika tidak ada maka akan muncul notifikasi bahwa file tidak ada.
Perintah Dasar dalam Pemrosesan Teks
cat
Perintah ini digunakan untuk menampilkan isi file ke dalam bentuk plaintext. Contoh penggunaannya adalah cat nama_file.txt. Perintah tersebut akan menampilkan file “nama_file.exe” ke dalam bentuk plaintext.
Wc nama_file.txt
Perintah ini digunakan untuk menampilkan jumlah baris, jumlah kata, dan ukuran file (dalam byte) suatu file.
Perintah Dasar dalam Sistem Administrasi
Sudo nama_perintah
Perintah ini digunakan untuk menjalankan program sebagai super user. Karena terkadang suatu perintah di Linux harus dijalanlan dengan menggunakan super user untuk alasan keamanan.
whoami
Perintah tersebut untuk melihat user yang sedang aktif.
Perintah Dasar dalam Manajemen Pemrosesan
Ps
Perintah ini digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada dengan menampilkan nomor identitas proses (PID), nama terminal dimana proses tersebut aktif (TTY), staus sleeping dan running (STAT) dan instruksi yang digunakan (CMD). Perintah ini juga memiliki beberapa atribut, di antaranya:
ps u : Untuk melihat elemen lainnya seperti %CPU, %MEM, SIZE, RSS, dan START.

ps –u : Mencari proses yang spesifik untuk pemakai.

ps –a/ps –au/ps –aux : Mencari proses lainnya.

Top : Melihat proses yang sedang berjalan. Juga dapat menggunakan htop dengan menginstall terlebih dahulu.

Htop : untuk menginstal htop ketik command sudo apt-get install htop

ps –eH : Menampilkan hubungan proses parent dan child.

ps –eF : Menampilkan hubungan proses parent dan child serta letak prosesnya.

Pstree : Menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child.

kill
Perintah ini digunakan untuk mengakhiri proses yang sedang berjalan. Cara penggunaannya adalah:
kill PID : Membunuh sebuah proses yang memiliki PID tertentu.
pkillall program : Membunuh semua proses yang memiliki nama tertentu.
Beberapa perintah dasar dalam manajemen pemrosesan lainnya adalah:
renic : Mengubah prioritas suatu proses.
Lsusb : Menampilkan daftar perangkat yang ditancapkan di port USB.

Clear : Membersihkan tampilan terminal.
Reboot : Merestart sistem
shutdown/halt : Mematikan sistem
lshw : Menampilkan daftar hardware (harus dijalankan sebagai super user)
uptime : Menampilkan lamanya sistem telah berjalan
bc : kalkulator dalam terminal

TUGAS 1 S/O

a. Perangkat I/O terprogram (programmed I/O)

Merupakan perangkat I/O komputer yang dikontrol oleh program. Contohnya, perintah mesin in, out, move. Perangkat I/O terprogram tidak sesuai, untuk pengalihan data dengan kecepatan tinggi karena dua alasan yaitu:
• Memerlukan overhead (ongkos) yang tinggi, karena beberapa perintah program harus dieksekusi untuk setiap kata data yang dialihkan antara peralatan eksternal dengan memori utama.
• Banyak peralatan periferal kecepatan tinggi memiliki mode operasi sinkron, yaitu pengalihan data dikontrol oleh clock frekuensi tetap, tidak tergantung CPU.
b. Perangkat berkendalikan interupsi (Interrupt I/O)
Interupsi lebih dari sebuah mekanisme sederhana untuk mengkoordinasi pengalihan I/O. Konsep interupsi berguna di dalam sistem operasi dan pada banyak aplikasi kontrol di mana pemrosesan rutin tertentu harus diatur dengan seksama, relatif peristiwa-peristiwa eksternal.
c. DMA (Direct Memory Address)
Merupakan suatu pendekatan alternatif yang digunakan sebagai unit pengaturan khusus yang disediakan untuk memungkinkan pengalihan blok data secara langsung antara peralatan eksternal dan memori utama tanpa intervensi terus menerus oleh CPU.

Sumber : http://tomkompi.blogspot.com/2013/11/Pengertian-Sistem-Input-Dan-Output-Komputer.html